Berusaha lebih keras
Dalam mengajarkan Alif yg mood nya kadang berubah-ubah. Semakin hari banyak hal harus dipelajari dan diajarkan kepada Alif. Dalam mengajarkan hapalan surat dan hadist kadang sulit kalau mood nya lagi tidak bersahabat. Biasanya saya mengajarkan Alif dalam beberapa waktu misalnya setelah selesai sekolah online. Waktu magrib ini dikondisikan setelah sholat magrib sudah makan jadi belajar lebih konsentrasi dan tidak ada alasan untuk tidak berhenti sejenak untuk jam magrib ini biasanya mengulang iqro dan belajar baca sedikit. Sebelum tidur biasanya mengulang hapalan surat pendek dan hadist yang diajarkan disekolah.
Proses belajar akhir-akhir agak melelahkan karena Alif semakin pintar berargumen. Kesalahan saya adalah melonggarkan waktu nonton tv. Ingin membatasi misal hanya hari sabtu minggu saja tapi sudah rada terlambat sepertinya. Jadi untuk pembatasan menonton youtube dan bermain game hanya saya berikan hari sabtu dan minggu. Itupun situasional kalau Alif belum hapal surat pendek,hadis, atau belum mengajarkan PR biasanya sy tidak kasih. bersyukur sekarang Alif sudah ada kegiatan baru di hari minggu yaitu memanah lumayan melupakan dia untuk melihat handphone sejenak.
Dulu sebelum sekolah hanya sedikit pembelajaran. Misalnya mudah untuk dia menonton TV tapi dengan sekolah dia punya waktu beberapa jam untuk tidak menonton TV. Untuk handphone memang saya berikan hanya sabtu minggu.
Tapi sekarang agar dia lebih berusaha saya meminta menghapalkan surat pendek atau membaca terlebih dahulu. Dengan harapan dia belajar untuk berusaha mendapatkan sesuatu ternyata tidaklah mudah ada kerja keras yang harus dilakukan. tapi ada satu waktu dimana dia benar-benar tidak mau. Kadang kita harus lebih kuat prinsip dan konsisten dalam membuat aturan agar dia tau. Saya muali kebal dengan rengekan dan tangisan dia kalau meminta sesuatu tidak dikabulkan.
Komentar
Posting Komentar